Alamat
Jalan Jendral Ahmad Yani No.10, Jambean, Sukorejo, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62115
Alamat
Jalan Jendral Ahmad Yani No.10, Jambean, Sukorejo, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62115

Bojonegoro – Dosen Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Pascasarjana Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro mengikuti kegiatan Pendidikan Dasar–Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) ke-CXIV oleh PBNU yang diselenggarakan di Kampus UNUGIRI pada 3–5 Pebruari 2026.
Kegiatan PD-PKPNU ke-CXIV ini merupakan program kaderisasi resmi Nahdlatul Ulama yang bertujuan memperkuat ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta menanamkan nilai-nilai keorganisasian NU bagi para kader, termasuk kalangan akademisi dan dosen.
Keikutsertaan dosen Prodi MPAI UNUGIRI dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan karakter ke-NU-an dan komitmen ideologis dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Melalui PD-PKPNU, para dosen diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah dalam proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi strategis, antara lain pemahaman ke-NU-an, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta peran kader NU dalam menghadapi tantangan sosial, keagamaan, dan pendidikan di era kontemporer. Kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi dan penguatan jejaring kader NU di lingkungan perguruan tinggi.
Ketua Prodi MPAI UNUGIRI menyampaikan apresiasi atas partisipasi dosen dalam PD-PKPNU ke-CXIV. Menurutnya, kegiatan kaderisasi ini sangat relevan dalam memperkuat jati diri dosen MPAI sebagai pendidik profesional yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan ke-NU-an.
Melalui keikutsertaan dalam PD-PKPNU ke-CXIV ini, Prodi MPAI UNUGIRI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan ideologi Aswaja An-Nahdliyah dan pengembangan sumber daya manusia unggul yang berkontribusi positif bagi institusi, masyarakat, dan Nahdlatul Ulama.