Laporan Program Kreativitas Mahasiswa
Judul:
Pendampingan Mahasiswa dalam Pembelajaran bagi Anak Imigran di Malaysia Kerjasama dengan PCI Muslimat NU
Ketua
Dr. Ulfa, M.Pd.I, Dr. Ahmad Manshur, MA
Pelaksana:
Nama Mahasiswa Firda Rizka Rachma Wahdani, Mimhaturrohmah, Jaitun Nikmah, Widi Muhammad Iqbal Fanani, Ali Rohmatulloh, Fatimatus Zahroh, Farikhatul Ulya, Siti Nur Afifah, Saifudin, Wiwin Wijiyanti, Hendra Setiawan, Aida Hamidah, Wirdhana Al Yakin, Muhamad Abdul Azis Nasrudin, M. Alfian Kurniawan, Aini Rohmatin, M.Nasyruddin Mujtaba.M.A, Dwi Puji Amalia, Syaiful Ansori, Rizkun Navi’a Darojah, Mas’ud Safi’I, Muhammad Qori’ Hanafi, Mochamad Sodikun, Ahmad Arjun Afwan, Rifat Mahfud, Muhammad Najib, Mukminin, Siti Munawaroh, Umu Kulsum, Siti Khofifah
Prodi Magister Pendidikan Agama Islam
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro
Mitra Kerjasama:
Pimpinan Cabang Istimewa Muslimat Nahdlatul Ulama (PCI Muslimat NU) Malaysia
Tahun Kegiatan:
2024
BAB I: PENDAHULUAN
Latar Belakang
Masalah pendidikan bagi anak-anak imigran di Malaysia menjadi isu penting karena keterbatasan akses mereka terhadap pendidikan formal. Anak-anak imigran, terutama dari komunitas Indonesia, sering kali menghadapi kendala administratif, bahasa, dan adaptasi sosial. Dalam rangka mendukung pengembangan pembelajaran bagi mereka, dibutuhkan sinergi antara institusi pendidikan, organisasi sosial, dan komunitas lokal.
Sebagai upaya konkrit, program pendampingan ini dilakukan melalui kolaborasi mahasiswa Prodi Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Gresik dengan PCI Muslimat NU Malaysia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi, kemampuan akademik, dan nilai-nilai spiritual anak-anak imigran.
Tujuan Kegiatan
- Memberikan pendampingan pembelajaran bagi anak-anak imigran di Malaysia.
- Meningkatkan kemampuan literasi dan akademik anak-anak imigran.
- Menanamkan nilai-nilai keislaman dan kemandirian dalam pembelajaran.
- Membantu orang tua dalam memahami pentingnya pendidikan bagi anak-anak mereka.
Manfaat Kegiatan
- Anak-anak imigran mendapatkan akses pembelajaran yang lebih baik.
- Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam pengabdian masyarakat.
- Terjalinnya kolaborasi yang baik antara universitas dan PCI Muslimat NU.
BAB II: METODE PELAKSANAAN
1. Tahapan Pelaksanaan
- Persiapan:
- Koordinasi dengan PCI Muslimat NU untuk identifikasi lokasi dan target peserta.
- Penyusunan modul pembelajaran berbasis kebutuhan anak-anak imigran.
- Rekrutmen tim mahasiswa pendamping.
- Pelaksanaan:
- Pendampingan dilakukan secara intensif selama tiga bulan.
- Kegiatan meliputi pembelajaran literasi, numerasi, pendidikan agama Islam, dan keterampilan hidup.
- Penggunaan metode belajar interaktif seperti diskusi kelompok, permainan edukatif, dan media pembelajaran visual.
- Evaluasi:
- Penilaian perkembangan akademik dan kepribadian peserta melalui pre-test dan post-test.
- Refleksi bersama antara mahasiswa, peserta, dan mitra untuk memperbaiki program di masa mendatang.
2. Sasaran
- Anak-anak imigran usia 7-15 tahun yang tergabung dalam komunitas binaan PCI Muslimat NU di Malaysia.
3. Mitra
Pimpinan Cabang Istimewa Muslimat NU Malaysia menyediakan fasilitas, data peserta, serta dukungan operasional kegiatan.
BAB III: HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Capaian Kegiatan
- Peserta: Sebanyak 50 anak imigran berpartisipasi dalam program ini.
- Materi Pembelajaran:
- Literasi: Peningkatan kemampuan membaca dan menulis dalam bahasa Indonesia.
- Numerasi: Pemahaman dasar matematika yang aplikatif.
- Pendidikan Agama Islam: Hafalan doa-doa harian, bacaan Al-Qur’an, dan nilai-nilai akhlak mulia.
- Keterampilan Hidup: Komunikasi, kebersihan diri, dan etika sosial.
2. Dampak Kegiatan
- Anak-anak: Terjadi peningkatan 40% pada kemampuan literasi dan numerasi berdasarkan hasil post-test.
- Orang Tua: Kesadaran pentingnya pendidikan meningkat, terlihat dari keterlibatan aktif mereka dalam kegiatan.
- Mahasiswa: Pengalaman langsung dalam mengajar dan mendampingi peserta dengan latar belakang sosial yang berbeda.
3. Kendala dan Solusi
- Kendala:
- Bahasa: Beberapa anak memiliki kesulitan berkomunikasi dalam bahasa Indonesia.
- Keterbatasan waktu: Jadwal kegiatan harus disesuaikan dengan pekerjaan orang tua peserta.
- Solusi:
- Penggunaan media visual dan audio untuk mengatasi kendala bahasa.
- Penjadwalan ulang kegiatan sesuai dengan waktu luang anak-anak.
BAB IV: PENUTUP
Kesimpulan
Program pendampingan pembelajaran bagi anak imigran di Malaysia berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu memberikan akses pendidikan yang lebih baik dan menanamkan nilai-nilai keislaman. Kolaborasi dengan PCI Muslimat NU menjadi kunci keberhasilan program ini.
Rekomendasi
- Pengembangan program serupa di wilayah lain dengan melibatkan lebih banyak mitra.
- Peningkatan kapasitas mahasiswa melalui pelatihan sebelum pelaksanaan program.
- Perluasan cakupan materi pembelajaran dengan memasukkan aspek digital literasi.
Dokumentasi:
(Lampirkan foto kegiatan dan data peserta).
Lampiran:
- Modul pembelajaran.
- Hasil pre-test dan post-test.
- Rencana tindak lanjut.